Beranda > Bahasa Indonesia > Sebab-Akibat (Perkembangan dan Pengembangan Alinea_Kelanjutan)

Sebab-Akibat (Perkembangan dan Pengembangan Alinea_Kelanjutan)

5. Sebab-Akibat

Perkembangan sebuah aline dapat juga dinyatakan dengan menggunakan sebab-akibat sebagai dasar. Dalam hal ini sebab dapat bertindak sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya. Tetapi dapat juga terbalik, yaitu akibat dijadikan gagasan utama, sedangkan untuk memahami sepenuhnya akibat itu perlu dikemukakan sejumlah sebab sebagai perinciannya. Persoalan sebab-akibat sangat dekat hubungannya dengan proses. Bila proses itu dipecah-pecahkan untuk mencari hubungan antara bagian-bagiannya, maka proses itu dinamakan proses kausal atau sebab-akibat.

Dalam mengemukakan hubungan sebab akibat, tersebut, pengarang harus menggarap persoalannya berdasarkan suatu rangka tertentu, misalnya berdasarkan kepentingan relatifnya, berdasarkan kesederhanaan atau kekompleksannya, kelangsungan atau ketidaklangsungan sebab atau akibat itu terhadap pokok utamanya.

Dalam uraian-uraian yang bersifat logis, misalnya tulisan-tulisan ilmiah, tesis, skripsi, dll., sebab dan akibat memegang peranan yang sangat penting. Dalam eksposisi biasa, sebab dan akibat dikemukakan berdasarkan observasi dan refleksi yang ada. Seseorang yang menderita penyakit flu akan dihadapkaan dengan serangkaian sebab yang diduga telah mengakibatkan penyakit flu tersebut.

“Melihat sepintas lalu masyarakat kota bandar kita terkesan oleh kesibukan-kesibukan kerja dan lalu lintas sehari-hari. Hubungan dagang dengan relasi dari luar daerah pulau ataupun asing yang pemberesannya harus selekas mungkin diadakan berhubung dengan terikatnya perahu layar pada musim angin, pemuatan barang-barang ekspor dan pembongkaran barang-barang impor , semuanya itu tak memungkkinkan orang bekerja pelan-pelan seperti menanti menguningnya padi di musim panen. Kiranya inilah yang membuat type manusia pesisiran, yang lain dari type manusia pedalaman. Keluasan muka laut membentuk jiwa lepas dan bebas. Silih bergantinya pergaulan dengan orang-orang dari berbagai suku dan kebangsaan, memberi sifat kelonggaran dan suka menerima unsur-unsur baru. Tetapi sekali kita berjumpa dengan rombongan bangsawan dengan pengiringnya yang sedang mengadakan inspeksi di luar bandar, kita selalu memperloleh kesimpulan lain, yaitu kebebasan masyarakat pesisir yang terikat. Kesan demikian reasonable”.

Contoh di atas lebih jelas membicarakan mengapa jiwa orang pesisir lebih dinamis dan lebih bebas, bila dibandingkan dengan orang-orang di pedalaman. Mengapa demikian? Bila kita dapat mengajukan pertanyaan itu, berarti kita harus mencari sebab-sebabnya. Akibat yang disimpulkan dari aliena di atas adalah “kebiasaan masyarakat pesisir yang terikat. Sebaliknya cobaperhatikan kutipan di bawah ini:

“Dalam tekanan mental yang demikian hebat, tiba-tiba terjadi ledakan fitnah Gerakan Tigapuluh September. Ternyata akibat peristiwa ini terjadi kegoncangan hebat dalam sendi-sendi kehidupan. Suara hati yang selama ini tertindis tipis-tipis, membesit ke luar dan menjadi banjir besar yang menantang sendi-sendi hidup lama. Lahirlah angkatan baru yang berjuang atas dorongan hati nurani. Muncullah sajak-sajak yang membawakan suara orde baru seperti kumpulan-kumpulan Sajak taufik Ismail Tirani, Benteng, kumpulan sajak W. Situmerang Kebangkitan, dan lain-lain”.

Bila dibandingkan dengan kutipan pertama di atas, kutipan kedua ini lebih memperinci secara mendetail akibat-akibat. Sebab dinyatakan secara ringkas atau umum, yaitu ledakan fitnah Gerakan Tigapuluh September, sedangkan perincian-perincian ditekankan kepada akibat-akibat. Kutipan pertama di atas sebaliknya lebih memperinci sebab-sebabnya. Namun kedua kutipan mempunyai dasar yang sama yaitu membicarakan sebab dan akibat.

Sebuah variasi dari sebab-akibat ini adalah pemecahan masalah. Pemecahan masalah juga bertolak dari hubungan kausal, tetapi tidak berhenti di situ saja; ia masih berjalan lebih lanjut menunjukkan jalan-jalan ke luar untuk menjauhkan sebab-sebab tertentu, atau menjauhkan akibat-akibat yang dihasilkan oleh sebab-sebab tadi.

About these ads
Kategori:Bahasa Indonesia
  1. Tri
    Mei 19, 2008 pukul 21:22

    thanks atas softwarenya!!! berguna bgd…

  2. iaibcommunity
    Mei 20, 2008 pukul 00:01

    OK, your welcome…

  3. nova sianturi
    Januari 27, 2010 pukul 19:14

    thankz bgd…

    PR kelar,,

    lengkapi lgi Yach..

  1. Mei 18, 2008 pukul 11:05

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: