Arsip

Archive for the ‘Bahasa Indonesia’ Category

Membaca Dengan Efektif

Juli 28, 2008 11 komentar

MEMBACA DENGAN EFEKTIF
Oleh: Nita Qanita, 9 Juni 2003

Salah satu unsur penting dalam Manajemen Diri adalah membangun kebiasaan untuk
terus menerus belajar atau menjadi manusia pembelajar yang senantiasa haus akan
informasi dan pengetahuan.

Hal ini seperti yang dikatakan oleh Henry Ford, pendiri General Motors yang
mengatakan bahwa “Anyone who stops learning is old, whether at twenty or eighty.
Anyone who keeps learning stays young. The greatest thing in life is to keep
your mind young.”

Tidak peduli berapapun usia kita, jika kita berhenti belajar berarti kita sudah
tua, sedangkan jika senantiasa belajar kita akan tetap awet muda. Karena hal
yang terbaik di dunia akan kita peroleh dengan memelihara pikiran kita agar
tetap muda.

Salah satu cara paling efektif untuk belajar adalah dengan membaca. Namun
sayangnya sebagian besar kita tidak pernah punya waktu untuk membaca. Alasan
utama yang sering kita sampaikan adalah kesibukan pekerjaan. Kita terjebak dalam
rutinitas dan tekanan pekerjaan sehingga tidak memiliki kesempatan untuk
mengasah gergaji kita, seperti yang diceritakan oleh Stephen Covey dalam bukunya
“The 7 Habits of Highly Effective People” sebagai berikut:
Baca selengkapnya…

Kategori:Bahasa Indonesia

Tema Karangan

Mei 29, 2008 7 komentar

Tema Karangan

Pengertian tema, secara khusus dalam karang-mengarang, dapat dilihat dari dua sudut, yaitu dari dari sudut karangan yang telah selesai dan dari proses penyusunan sebuah karangan.

Dilihat dari sudut sebuah karangan yang telah selesai, tema adalah suatu amanat utama yang disampaikan oleh penulis melalui karangannya. Amanat utama ini dapat diketahui misalnya bila seorang rnembaca sebuah roman, atau karangan lainnya. Selesai membaca karangan tersebut, akan meresaplah ke dalam pikiran pembaca suatu sari atau makna dari seluruh karangan itu. Sebuah buku roman misalnya akan memiliki sebuah tema dasar yang dapat dirumuskan dalam sebuah kalimat singkat: “Karena kuatnya pengaruh adat-istiadat, maka setiap perjuangan muda-mudi untuk rnenentukan sendiri kawan-hidupnya di sekitar tahun dua puluhan, akan selalu menemui kegagalan”. Inti atau sari amarrat dari buku roman yang hanjang lebar menguraikan kisah asmara antara seorang pemuda A dan Pemudi B, yang akhirnya hancur berantakan karena halangan dari pihak orang tua dan adat-istiadat, sebagai yang dirumuskan dalam kalimat singkat di atas tadi, itulah yang dinamakan tema.

Baca selengkapnya…

Kategori:Bahasa Indonesia

Sebab-Akibat (Perkembangan dan Pengembangan Alinea_Kelanjutan)

Mei 18, 2008 4 komentar

5. Sebab-Akibat

Perkembangan sebuah aline dapat juga dinyatakan dengan menggunakan sebab-akibat sebagai dasar. Dalam hal ini sebab dapat bertindak sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya. Tetapi dapat juga terbalik, yaitu akibat dijadikan gagasan utama, sedangkan untuk memahami sepenuhnya akibat itu perlu dikemukakan sejumlah sebab sebagai perinciannya. Persoalan sebab-akibat sangat dekat hubungannya dengan proses. Bila proses itu dipecah-pecahkan untuk mencari hubungan antara bagian-bagiannya, maka proses itu dinamakan proses kausal atau sebab-akibat.

Baca selengkapnya…

Kategori:Bahasa Indonesia

Analogi (Perkembangan dan Pengembangan Paragraf_Kelanjutan)

Mei 16, 2008 4 komentar

4. Analogi

Analogi menunjukkan ketidaksamaan (perbedaan) yang sisitematis antara dua barang atau hal yang berlainan kelasnya. Lain halnya dengan perbandingan dan pertentangan yang memberikan sejumlah ketidaksamaan antara dua hal. Bila seseorang mengatakan “awan dari sebuah atom itu membentuk sebuah cendawan raksasa”, maka perbandingan antara awan ledakan atom dan cendawa merupakan sebuah analogi, sebab sebuah hal itu sangat berbeda kelasnya, kecuali kesmaan bentuknya.

Analogi biasanya digunakan untuk membandingkan sesuatu yang tidak atau kurang dikenal dengan sesuatu yang dikenal baik oleh umum, untuk menjelaskan hal yang kurang umum. Perhatikan contoh berikut:

Baca selengkapnya…

Kategori:Bahasa Indonesia

Perbandingan dan Pertentangan (Perkembangan dan Pengembangan Alinea_Kelanjutan)

Mei 16, 2008 5 komentar

3. Perbandingan dan Pertentangan

Yang dimaksud dengan perbandingan dan pertentangan adalah suatu suatu cara dimana pengarang menunjukkan kesamaan atau perbedaan antara dua orang, obyek atau gagasan dengan bertolak dari segi-segi tertentu. Kita dapat membandingkan misalnya dua tokoh pendidikan, bagaimana poltik pendidikan yang dijalaninya dengan memperhatikan pula segi-segi lain untuk menerangkan gagasan sentral itu. Maksud daripada perbandingan itu adalah untuk sampai kepada suatu penilaian yang relative kepada kedua tokoh tersebut. Segi-segi perbandingan harus disusun sekian macam sehingga kita dapat sampai kepada gagasan sentralnya. Misalnya mula-mula kita membandingkan rasa humor mereka, cara mereka menghadapi lawan-lawannya, cara mereka menghadapi pendukung-pendukungnya, serta tingkah laku pribadi mereka; rangkaian perbandingan-perbandingan itu diarahkan kepada gagasan sentral, yaitu bagaimana rasa humor mereka menjadi senjata politis, serta bagaimana mereka menghadapi lawan-lawan mereka sekian maca sehingga tidak merugikan sahabat-sahabat dan sekutu-sekutu mereka.

Perhatikan kutipan di bawah ini:

Baca selengkapnya…

Kategori:Bahasa Indonesia

Sudut Pandang (Perkembangan dan Pengembangan Alinea_Kelanjutan)

Mei 16, 2008 5 komentar

2. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah tempat dimana seorang pengarang melihat sesuatu. Sudut pandang ini tidak diartikan sebagai penglihatan atas suatu barang dari atas atau dari bawah, tetapi bagaimana kita melihat barang itu dengan mengambil suatu posisi tertentu. Perhatikan contoh di bawah ini:

“Sekarang hanya beberapa langkah lagi jaraknya mereka dari tebing di atas jalan. Medasing menegakan dirinya dirinya sambil mengawasi ke muka dan iapun berdiri tiada bergerak sebagai pohon di antara pohon-pohon yang lain. Oleh isyarat yang lebih kecil dari perkataan itu maju sekalian temannya sejajar dengan dia.

Baca selengkapnya…

Kategori:Bahasa Indonesia

Klimaks & Anti-Klimaks

Mei 15, 2008 12 komentar

PERKEMBANGAN ALINEA

Perkembangan dan pengembangan alinea mencakup dua persoalan utama, yaitu; pertama, kemampuan memperinci secara maksimal gagasan utama alinea ke dalam gagasan-gagasan bawahan, dan kedua, kemampuan mengurutkan gagasan-gagasan bawahan ke dalam suatu urutan yang teratur.

Untuk mengembangkan sebuah alinea, baik untuk memperinci gagasan utama, maupun untuk mengurutkan perincian-perincian itu dengan teratur, dikembangkanlah bermacam-macam metode pengembangan. Dasar pengembangan dapat terjadi karena adanya hubungan alamiah yang didasarkan pada kenyataan yang nyata di alam (urutan kejadian, urutan tempat atau sudut pandangan), dan hubungan logis yang didasarkan pada tanggapan penulis atas relasi dari perincian-perincian itu, serta hubungan serta ilustrasi-ilustrasi.

Baca selengkapnya…

Kategori:Bahasa Indonesia
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.