Siapa yang pantas disalahkan?

Usaha Pemerintah Meningkatkan Mutu Pendidikan Indonesia

Pada suatu hari dalam perkuliahn sosiologi pendidikan, saya tergelitik mendengar pertanyaan yang datang dari teman saya. berikut pertanyaannya

“Mengapa mutu pendidikan di Indonesia sangat rendah, padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim, dan seperti diketahui bahwa banyak ilmuwan terkenal berasal dari umat Islam, misalnya dalam bidang kimia, fisika, matematika dan sains, sebenarnya siapa yang salah? Pemerintah, ataukah sistem pemerintahannya?”

Begitulah pertanyannya, dan ingin rasanya saya angkat bicara, tetapi tertahan di tenggorokan.

Mengapa saya bilang tergelitik, karena memang dosen yang sedang mengajar merupakan dosen umum, sedangkan teman saya tersebut salah satu dari anggota LDK dan HT yang dikenal lantang menyuarakan Islam, akhirnya jawaban si dosen tidak seperti yang diharapkan oleh teman saya, terjadilah adu argumen yang gak nyambung.

Di sini saya tidak akan membicarkan hal di atas, karena tidak ada yang mutlak bersalah dalam hal rendahnya mutu pendidikan di Indonesia, ini merupakn masalah yang kompleks.

Terlepas dari siapa yang salah atau patut disalahkan, Pemerintah telah melakukan berbagia usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan kita, di antarnya sebagai berikut:

  • Wajar Dikdas 9 Tahun : wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun SD dan SMP.
  • Menyediakan akses pendidikan bagi mereka yang tidak memiliki kesempatan dan atau kurang mampu, misalnya dengan menyelenggarkan program paket A, B dan C
  • Meningkatkan penyediaan pendidikan keterampilan baik formal maupun non formal, seperi dibangunnya sekolah-sekolah kejuruan di setiap kecamatan.
  • Menyediakn Pemerataan pendidikan, misalnya mutasi guru
  • Meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik
  • Meningkatkan mutu pendidik
  • Menyempurnakan Manajemen Pendidikan
  • Menyepurnakan kurikulum dan pelaksaannya

Dengan usaha-usaha tersebut, diharapkan dapat menjadi resolusi yang positif bagi masalah klasik dunia pendidikan di Indonesia. Walaupun terdapat beberapa program yang belum berjalan dengan semestinya, tetapi kita harapkan hal tersebut dapat segera dibenahi agar lebih baik di masa mendatang.

Visit Banten 2010 | Kaskus Regional Banten

Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang masih terbilang baru, yang awalnya adalah bagian dari Provinsi Jawa Barat. Letak geografisnya yang tidak jauh dari DKI Jakarta menjadikan provinsi Banten berkembang dengan pesat di segala bidang, termasuk pariwisata. Hal ini ditunjang dengan hadirnya pelabuhan merak yang merupakan pintu masuk  dari Pulau Jawa ke  Sumatra dan sebaliknya, tentu banyak membawa banyak keuntungan bagi provinsi banten. Selain dari letak geografis yang strategis tersebut, Banten juga dikenal memiliki berjuta pesona pariwisata, mulai dari wisata alam yang menawan baik pantai maupun pegunungan dan hutan, sampai ke wista budaya yang memiliki nilai historikal yang tinggi. Hal ini dapat memberikan kontribusi yang maksimal baik bagi pemerintah daerah, maupun masyarakat banten sendiri. Terlepas dari hal itu, masyarakat Banten dikenal memiliki nilai sosial yang tinggi, terbukti terbukti dari banyaknya tanggapan positif dari masyarakat luar kota yang sedang berkunjung ke banten.

Kaskus merupakan komunitas pengguna internet terbesar di Indonesia, sejak berdiri sekitar 10 tahun yang lalu, kaskus memiliki lebih dari 1400000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan di negara-negara lainnya. Berawal dari hal ini kemudian timbul Ide untuk mepromosikan Pariwisata Banten melalui Kaskus. Untuk itu Kaskuser Regional Banten mengadakan suatu kegiatan di banten pada tanggal 7 Februari 2010, tepatnya di Banten Lama – Serang.

Badan boleh terkubur, tapi jiwa dan semangat harus tetap hidup menyala. Kemerdekaan mestinya dapat menjadi awal kebangkitan jiwa dan semangat yang baru, dengan sebuah tekad yang baru yakni ”cinta tanah air”. Sebuah sikap manusia yang bukan saja dapat mensejahterakan masyarakat sesamanya melainkan pula meningkatkan harga diri bangsa. Semuanya memang butuh pengorbanan, dan setiap pengorbanan memerlukan persiapan serta pembekalan. Oleh karena itu, mari kita teruskan tongkat estafet perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dengan cara berperan aktif mengembangkan sektor pariwisata tanah air demi mensejahterakan diri dan masyarakat.

Semoga kegiatan semacam ini terus berlanjut dan diikuti oleh teman-teman dari Kaskuser Regional lain khususnya, sehingga sektor pariwisata yang menjadi andalan Indonesia bangkit dan tetap hidup.

Kami Cinta Indonesia ….

Akhirnya UAS (Ujian Akhir Semester) selese juga…

Akhirnya UAS (Ujian Akhir Semester) selese juga…
Januari 24th, 2009 by ism

“Wah lega sudah rasanya”, itulah kata-kata yang keluar dari mulut teman-teman saiia setelah selesai uas, tak terkecuali saiia sendiri. Bagaimana tidak, setelah selama seminggu selesai dipusingkan dengan mata kuliah_yang kata sebagian temen saiia membosankan_kini telah usai sudah seiring dengan usainya uas. Akan tetapi tidak semua temen-temen saiia lega dengan selesainya UAS ini yang menurut mereka bak badai di depan mereka ketika mereka sedang berlabuh di tengah lautan, yang mw tidak mw harus dilewati, pasalnya sebagian dari mereka harus mengulang semester (SP/semester pendek) dan ujian remidial, karena nilai merek di bawah C.

Sebenarnya hal di atas tidak perlu terjadi, karena ada trik-trik yang dapat dilakukan untuk menghindari kenyataan pahit itu… (hiperbola gak sih saiia?) jauh sebelum uas di depan mata.

Pertama, pada saat kuliah (ini di kampus loh bukan di sekolah, karena sistem belajar di kampus dan di sekolah sudah berbeda 180 derajat), dengarkan dengan seksama apabila dosen sedang berbicara, ini hal yang mungkin membosankan, karena tidak jarang seorang dosen menerangkan hal yang sama, maksudnya itu-itu saja, atau memang karena kita telah mengerti pembahasan yang telah dibahas, tetapi di sinilah letak keberkahan dari ilmu, kesabaran dalam menghadapi guru, guru itu harus dimulyakan kawan, hmmm percaya gak percaya itulah letak keutamaan seorang guru. Kalau mencatat hal yang penting dari penjelasan seorang dosen itu harus, tentunya kawan-kawan dah pada ngerti dong.

Kedua, reviewlah setiap MK yang baru saja dipelajari. Bila temen-temen malas untuk me-review, biasakanlah sedikit demi sedikit untuk melakukannya, caranya banyak bangets, bila tmn-tmn suka mendengarkan musik, tidak ada salahnya me-review MK sambil mendengarkan musik, kan lebih enjoy, atau mungkin sambil maen ep es/pesbuk, kan ok juga tuh biar keren. Me-review pelajaran akan membantu daya ingat kita agar tidak mudah lupa. Salah satu cara untuk menambah daya tampung memory otak kita adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan bergizi, hal ini tentu tmn-tmn dah pada tw, selain itu juga perbanyak perbuatan baik, dan kurangi perbuatan jelek, dan tinggalkan. Apakah dengan berbuat baik dan tidak berbuat jelek adalah berpengaruh bagi perkembangan otak kita? oh jelas, insya Allah akan saiia jelaskan pada next posting ya.

Ketiga, apabila tahap kedua (mereview MK setiap harinya) telah dilakukan, maka lihatlah perkembangannya, teman-teman akan lebih mudah mengingat pelajaran-pelajaran yang telah dipelajari bukan. Tahap selanjutnya adalah mereview kembali pelajaran-pelajaran yang telah dipelajari secara berkala, setiap minggu, dan setiap bulannya. Gampang bukan.

Keempat, hindari SKS (sistem kebut semalam) pada saat sehari menjelang UAS, melihat sekilas pelajaran yang akan diujikan bagus, tetapi ingat, sistem kebut semalam perlu dihindari, hal ini akan berpengaruh pada kesehatan temen-temen, juga kondisi psikologis temen-temen, bukannya menjelang uas itu harus tenang kondisi jiwanya. Lagipula, lebih baik mana antara Belajar selama lima menit tetapi rutin daripada belajar semalam suntuk tetapi hanya pada saat menjelang UAS?… hayo jujur….

Tahap terakhir, harus PEDE dan optimis dengan usaha yang telah dilakukan dan jangan sampai saking PEDE dan Optimisnya temen-temen mpe lupa ama Tuhan, doa harus tetap dilakukan. Dan jika hal-hal tersebut di atas telah dilakukan, anda siap menghadapi UAS dengan santai dan penuh percaya diri, klo bahasa kerennya sih slef konfiden.. (bener gak ya tulisannya).

OK, sekian aza ya, semoga kejadian pahit yang dialami oleh temen-temen saiia tadi tidak lagi terulang pada the next uas, dan menjadi pelajaran berharga bagi temen-temen friendster ku semuanya. amin…

CU on next posting….

Poligami dalam Islam

Poligami dalam Islam

Poligami merupakan syariat Islam yang akan berlaku sepanjang zaman hingga hari akhir. Poligami diperbolehkan dengan syarat sang suami memiliki kemampuan untuk adil diantara para istri, sebagaimana pada ayat yang artinya:

“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”

Poligami merupakan syariat Islam yang akan berlaku sepanjang zaman hingga hari akhir. Poligami diperbolehkan dengan syarat sang suami memiliki kemampuan untuk adil diantara para istri, sebagaimana pada ayat yang artinya:

Baca lebih lanjut

Ujian Nasional atau teror nasional

Ujian Nasional Teror Nasional

HAJATAN besar berlabel ujian nasional sekolah lanjutan tingkat atas baru saja berakhir. Inilah perhelatan dunia pendidikan yang menjadi momok dan tidak pernah sepi dari kontroversi setiap tahun berganti.

Ujian nasional yang disebut-sebut pemerintah sebagai jurus jitu penentu mutu siswa telah berubah menjadi teror yang kian menakutkan secara nasional. Sebabnya, beban materi pelajaran yang diujikan bertambah dan standar kelulusan dinaikkan, tetapi tidak disertai dengan meningkatnya mutu guru dan fasilitas pendidikan yang setara dan merata secara nasional.

Baca lebih lanjut

Keruntuhan Teori Evlolusi

Runtuhnya Teori Evolusi Dengan 20 Pertanyaan

Teori evolusi sudah berusia 150 tahun, dan juga telah berpengaruh besar pada pandangan hidup yang dianut masyarakat. Teori ini menyatakan sebuah dusta, yaitu bahwa manusia muncul ke dunia ini sebagai akibat faktor kebetulan, dan bahwa manusia adalah suatu “spesies binatang”. Lebih jauh lagi, teori ini mengajarkan bahwa satu-satunya hukum yang berlaku adalah usaha makhluk hidup, yang hanya mementingkan diri sendiri, untuk bertahan hidup. Pengaruh gagasan ini tampak di abad kesembilan belas dan kedua puluh: manusia semakin egois, akhlak masyarakat yang memburuk, semakin merebaknya sikap mementingkan diri sendiri, sikap tidak berperikemanusiaan, dan kekerasan, tumbuh berkembangnya ideologi berdarah dan diktator seperti fasisme dan komunisme, krisis individual dan sosial karena manusia semakin jauh dari akhlak agama, …

Baca lebih lanjut